Archive for the heavy metal Category

Tahun 2008: Tahun Musik Rock and Roll

Posted in RS500, alternative, folk, heavy metal, indie on December 19, 2008 by philipsvermonte

Saya baru selesai membaca majalah Rolling Stone edisi terbaru (issue 1068/1069, December 2008/January 2009). Saya sudah sering tulis bahwa saya mengagumi majalah yang satu ini, terutama karena kemampuannya yang hebat dalam menggabungkan entertainment (khususnya musik dan film) dan social/political awareness. Saya juga baru membeli commemorative edition majalah RS ini yang berisi khusus tulisan-tulisan panjang wartawan RS tentang Barack Obama (tentang kampanyenya, pidato-pidatonya yang menggetarkan, dan kisah-kisah lain seputar Barack Obama). Dua majalah lain yang menerbitkan commemorative edition tentang Barack Obama adalah Time dan Newsweek.

Saya membeli edisi terbaru RS ini karena saya ingin tahu pendapat RS tentang album-album rock terbaik yang di rilis tahun 2008.Ternyata, setelah saya baca, yang pertama menarik perhatian saya adalah sebuah statement sangat pendek yang saya temukan dalam sebuah artikel di edisi ini: “Can’t Stop the Rock!”.

Read more »

Master of Reality: Album Relijius (?) Black Sabbath

Posted in RS500, heavy metal, rock on September 12, 2008 by philipsvermonte

Oleh M. Taufiqurrahman

Tidak perlu menjadi pemuja setan untuk suka dengan Black Sabbath. Saya pikir ada persepsi yang salah terhadap band asal Birmingham ini. Hanya karena Ozzy Ozzbourne pernah menggigit kepala kelelawar sampai putus di atas panggung dan tuduhan (tidak berdasar) bahwa kalau diputar terbalik beberapa lagu Black Sabbath atau lagu dari album solo Ozzy akan muncul pesan pesan untuk bunuh diri, bukan berarti mereka pemuja setan atau anti agama. Malah sebaliknya bagi saya Black Sabbath adalah band yang sangat relijius. Coba anda putar lagi album ketiga Black Sabbath dari tahun 1971 Master of Reality (bagi yang punya piringan hitamnya anda lakukan lagi ritual seperti biasa). Inilah album yang berada pada nomor urut 298 dari 500 Greatest Albums of All Time versi majalah Rolling Stone.

Album ini hanya dirilis beberapa bulan setelah album paling laris mereka Paranoid. Bagi saya Master of Reality adalah album terberat dan terbaik Black Sabbath yang menggenapi tiga album trilogy terbaik Black Sabbath, Paranoid dan Master of Reality. Album ini, yang banyak ditulis oleh Ozzy dan gitaris Tony Iommi, sebenarnya afirmasi terhadap ketuhanan dan bahwa semua bentuk kejahatan adalah karena ketiadaan arti ketuhanan.

Read more »

Led Zeppelin IV: Kitab Klasik Anak Metal

Posted in RS500, hard rock, heavy metal, led zeppelin on August 4, 2008 by philipsvermonte

Oleh Ari Perdana

Tahun 1988, sebagai ABG (kelas 2 SMP) yang baru saja memilih heavymetal sebagai pandangan hidup, saya merasa perlu untuk mendalami ‘iman’ saya lewat kitab-kitab klasik para pendahulu heavymetal. Masalahnya, saya tidak dibesarkan di keluarga penganut heavymetal. Jadi saya tidak mewarisi nilai-nilai dan koleksi lagu-lagu metal. Akibatnya, saya harus melakukan pencarian itu sendirian.

Masalah lain, pada tahun 1988 itu baru saja terjadi perubahan besar-besaran dalam industri kaset Indonesia. Karena dikritik habis oleh Bob Geldof, kaset yang tadinya murah dan ‘sagala aya’, menjadi mahal dan masih terbatas karena baru beberapa perusahaan rekaman yang punya kerjasama dengan perusahaan lokal. Sehingga, pilihan saya terbatas.

Read more »

Master of Puppets ikon metal 80-an

Posted in RS500, heavy metal, metallica on July 29, 2008 by philipsvermonte

* 60% posting ini ditulis oleh Ari Perdana, 40% oleh Philips Vermonte

Majalah Rolling Stone menempatkan Master of Puppets (1986), album ketiga Metallica, di urutan 166 di list 500 Greatest Albums of All Time. Tidak mengherankan, karena album ini adalah ikon klasik penggemar musik metal. Sebenarnya, kualitas karya dan tingkat musikalitas yang dihasilkan saja sudah cukup untuk menjadikan album ini album heavymetal terbaik sepanjang masa. Album ini makin besar karena ini menjadi album terakhir basis Cliff Burton, yang meninggal ketika bus rombongan Metallica mengalami kecelakan, tergelincir di jalan bersalju yang licin di Swedia, saat menjalani tur promo album pada bulan September 1986.

Read more »