Archive for the metal Category

Metallica Datang Lagi!

Posted in metal, metallica, rock on September 19, 2008 by philipsvermonte

Pada tahun 1991, para penggemar lama Metallica ternganga tidak percaya dan kecewa ketika album bertajuk Metallica (lebih dikenal sebagai Black Album) dirilis. Lagu-lagu mereka menjadi begitu manis, misalnya “Enter Sandman”, “The Unforgiven”, dan “Nothing Else Matter”. Tentu ini pengaruh produser Metallica saat itu, Bob Rock yang selalu sukses menangani kelompok manis Bon Jovi. Dalam satu konser setelah album itu dirilis, James Hetfield sang vokalis berkomentar kaget saat mereka membawakan “Nothing Else Matter”: “It’s scary to look out and see couples hugging during that song…Oh, f**k, I thought this was a Metallica show!”

Toh album itu oleh majalah Rolling Stone didapuk sebagai salah satu album metal paling laris sepanjang masa. Selain itu, Black Album diletakan dalam urutan 249 dari 500 Greatest Albums of All Time. Dalam satu minggu pertama setelah dirilis, Black Album terjual 598 ribu copy. Dan hingga tahun 2003, album itu telah terjual lebih dari 13 juta copy!

Read more »

Guns n’ Roses yang Fenomenal

Posted in GNR, RS500, blues, funk, metal, punk on July 29, 2008 by philipsvermonte

Appetite for Destruction (1987), album perdana Guns n’ Roses (GNR), demikian fenomenal hingga menjadi album debut yang paling laku terjual selama periode tahun 1980-an (hingga tahun 2003, total penjualan album ini adalah 15 juta copy). Wajar apabila RS 500 menempatkannya dalam ranking agak di atas, nomor 61.

Album ini memperkenalkan warna musik baru yang menjadikan GNR demikian berbeda dari kelompok metal lain tahun 1980-an yang relatif monoton. Seperti ditulis majalah Rolling Stone, gitaris utama Slash memberi warna blues dan punk, sementara Izzy Stradlin sang gitaris kedua yang memainkan rythm memberi warna funk yang kental pada album ini. Terlebih lagi, album ini terasa dimainkan dengan passion bermusik yang kuat. Dengan gaya kesombongannya yang khas, Axl Rose sang vokalis berkomentar: ” a lot of rock bands are too fucking wimpy to have any sentiment or any emotion, unless they are in pain”.

Read more »