
Pada banyak hal saya sependapat dengan kawan saya Taufiq. Tapi tentu ada beberapa perbedaan pendapat dengannya. Salah satunya adalah mengenai album apa yang merupakan mahakarya musik punk? Tempo hari Taufiq menulis bahwa baginya Marquee Moon (1977) dari Television, grup asal Amerika, adalah karya musik punk terbaik. Album Marquee Moon memang album dahsyat, tetapi buat saya album Never Mind the Bollocks, Here’s the Sex Pistols milik grup the Sex Pistols adalah mahakarya musik punk yang sebenarnya. Namun ketika itu saya tidak bisa menulis mengenai Sex Pistols karena belum mendapat piringan hitamnya (sekedar friendly reminder: blog ini tentang perburuan piringan hitam, sebuah album baru bisa ditulis kalau kami sudah memiliki piringan hitamnya).
Akhir pekan minggu lalu, pucuk di cinta ulam tiba. Saya akhirnya mendapat piringan hitam album Never Mind the Bollocks di sebuah toko vinyl di Rockford, kota tetangga tempat saya belajar ini. Bukan hanya album Sex Pistols ini, saya juga menemukan dua buah toko vinyl yang menarik. Akhir minggu lalu kami pergi ke Rockford, ke Asian grocery. Biasa, istri saya ingin belanja bahan makanan Indonesia persiapan bulan puasa. Tak disangka kami melihat dua toko vinyl dekat toko Asian grocery itu. Setelah belanja, mampirlah kami ke situ.
Toko yang satu memiliki neon sign gahar: B.T.A records – punk, metal, underground. Begitu saya buka pintu tokonya, aroma punk dan underground begitu terasa. Toko ini lebih mirip gudang. Ada sofa kotor tergeletak di pinggir, skateboard diletakkan sembarangan, dan ada genangan air cukup besar yang dibiarkan di tengah ruangan, bocoran dari atap akibat hujan deras malamnya. Di tembok banyak coretan graffiti, botol kosong berserakan di lantai. Musik punk terdengar keras melalui loudspeaker.
Read more »